Jumat, 23 November 2012

AKUNTANSI


Penggolongan Akun dalam Akuntansi
Akun adalah daftar yang digunakan untuk mencatat dan menggolongkan tiap jenis transaksi yang mengakibatkan perubahan pada aktiva, utang, modal, pendapatan dan beban.
Akun dapat dibagi menjadi 2 golongan, yaitu :
1.        Akun Riil
Akun riil adalah akun-akun yang dilaporkan dalam neraca. Yang termasuk dalam neraca adalah aktiva, hutang, dan modal.
2.        Akun Nominal
Akun nominal adalah akun-akun yang dilaporkan ke dalam laporan laba rugi. Yang termasuk dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban.

Klasifikasi akun riil antara lain aktiva, utang dan modal.
1.    Aktiva/ Harta
Aktiva adalah sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi di masa mendatang.
Aktiva dapat digolongkan menjadi 5 (lima), antara lain :
a.     Aktiva Lancar
Harta yang memiliki tingkat likuiditas tinggi dan umur pemakaiannya kurang dari 1 tahun.
Bentuk-bentuk aktiva lancar antara lain :
1)   Kas adalah semua uang tunai ada di tangan atau yang disimpan di bank yang dapat setiap saat diambil.
2)   Efek (surat berharga) adalah surat berharga berupa saham dan obligasi yang dapat diperjualbelikan melalui bursa.
3)   Piutang usaha adalah tagihan kepada pihak lain tanpa perjanjian tertulis (hanya secara lisan) yang pelunasannya dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Contoh : penjualan secara kredit.
4)   Wesel tagih adalah tagihan kepada pihak lain disertai dengan perjanjian tertulis yang pelunasannya dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Contoh : menarik wesel dan menerima promes (surat perjanjian untuk membayar sejumlah uang tertentu kepada seseorang pada waktu tertentu).
5)   Perlengkapan adalah barang yang digunakan untuk operasi perusahaan yang habis terpakai dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Contoh : kertas, perangko, dan alat tulis.
6)   Beban dibayar dimuka adalah beban yang telah dikeluarkan, tetapi belum diterima manfaatnya. Contoh : sewa dibayar dimuka dan bunga dibayar dimuka.
7)   Pendapatan yang akan diterima adalah pendapatan atas pekerjaan yang telah diselesaikan, tetapi belum diterima pembayarannya.
8)   Persediaan barang dagangan adalah barang dagangan yang belum dijual.

b.    Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang adalah investasi yang tidak dimaksudkan untuk dicairkan menjadi uang kas dalam operasi normal perusahaan (dalam waktu satu tahun).
Bentuk-bentuk investasi jangka panjang antara lain :
1)   Investasi dalam bentuk saham : surat berharga yang merupakan tanda kepemilikan seseorang atau badan terhadap suatu perusahaan.
2)   Investasi dalam bentuk obligasi : surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak pengakuan hutang atas pinjaman yang diterima oleh penerbit obligasi dari pemberi pinjaman (pemodal).
Berinvestasi(membeli obligasi) = meminjamkan uang.
Menerbitkan obligasi    = berhutang uang.
3)    Investasi dalam bentuk dana.

c.     Aktiva Tetap
Aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang digunakan dalam operasi perusahaan yang memiliki umur ekonomis lebih dari satu tahun dan sifatnya relatif tetap. Contoh : kendaraan, mesin, gedung, dan tanah yang digunakan sebagai lokasi usaha. Aktiva tetap dalam penggunaannya semakin lama semakin menyusut atau semakin berkurang nilainya, kecuali tanah.

d.    Aktiva tidak berwujud
Aktiva tidak berwujud adalah aktiva yang berupa hak-hak istimewa yang menguntungkan perusahaan dalam memperoleh pendapatan. Yang termasuk dalam akrtiva tetap antara lain :
1)   Hak paten adalah hak tunggal yng diberikan oleh pemerintah kepada seseorang atau badan untuk menggunakan penemuan baru. Contoh : penemuan produk atau formula.
2)   Hak cipta adalah hak tunggal yang diberikan oleh pemerintah kepada seseorang atau badan untuk memperbanyak atau menjual hasil karya seni atau karya intelektual. Contoh : menulis buku dan menciptakan lagu.
3)   Hak merek adalah hak tunggal yang diberikan pemerintah kepada seseorang atau badan untuk menggunakan cap, nama, logo, lambang atau merek usaha.
4)   Franchise (waralaba) adalah suatu peraturan perjanjian yang menyatakan bahwa seorang pemilik bisnis (franchisor) memperbolehkan pemilik bisnis lain (franchise) memakai merek dagangan atau hak ciptanya dalam kondisi tertentu. Contoh : Mc Donald’s, KFC, Es Teler 77, dan Texas Chicken.
5)   Goodwill adalah aktiva tidak berwujud yang terkait pada suatu perusahaan tertentu sebagai hasil faktor-faktor yang menguntungkan. Contoh : lokasi, keunggulan produk, nama baik, dan keahlian manajerial.

e.     Aktiva Lain-lain
Aktiva lain-lain adalah aktiva yang tidak dapat dikelompokkan ke dalam kriteria aktiva lancar, investasi jangka panjang, aktiva tetap dan aktiva tidak berwujud. Contoh : mesin yang tidak dipakai dan tanah yang tidak dijadikan tempat usaha.

2.    Utang
Utang adalah suatu tugas atau tanggung jawab untuk bertindak atau untuk melaksanakan sesuatu dengan cara tertentu.
Utang diklasifikasikan menjadi 2, yaitu :
a.     Utang jangka pendek
Suatu hutang diklasifikasikan ke dalam utang jangka pendek jika diselesaikan dalam jangka siklus normal perusahaan, atau jangka waktu jatuh temponya dua belas bulan dari tanggal neraca.
Yang termasuk dalam utang jangka pendek adalah :
1)   Utang usaha adalah utang jangka pendek yang tidak disertai perjanjian tertulis. Contoh : pembelian secara kredit.
2)   Wesel bayar adalah utang jangka pendek yang disertai dengan perjanjian tertulis. Contoh : mengakui wesel yang ditarik oleh pihak lain dan menyerahkan promes.
3)   Beban yang masih harus dibayar adalah utang yang seharusnya sudah dibayar atau telah menjadi beban, tetapi belum dibayar. Contoh : upah dan bunga yang masih harus dibayar.
4)   Pendapatan diterima dimuka adalah pendapatan yang belum menjadi hak perusahaan, tetapi sudah diterima pembayarannya. Contoh : bunga diterima dimuka dan sewa diterima dimuka.
b.    Utang jangka panjang
Utang jangka panjang adalah keharusan membayar kepada pihak lain dalam jangka waktu relatif lama atau lebih dari satu tahun.
Utang jangka panjang antara lain sebagai berikut :
1)   Pinjaman obligasi adalah surat bukti utang perusahaan kepada pemegang obligasi yang pelunasannya lebih dari satu tahun dengan imbalan jasa berupa bunga.
2)   Utang hipotek adalah utang jangka panjang yang disertai dengan jaminan aktiva tetap.

3.    Modal
Modal adalah hak residual atas aktiva perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban. Dalam perseroan terbatas, modal dapat diklasifikasikan menjadi setoran modal oleh pemegang saham, saldo laba, penyisihan saldo laba, dan penyisihan penyesuaian pemeliharaan modal yang masing-masing disajikan terpisah.

Klasifikasi akun nominal antara lain :
1.    Penghasilan/ Pendapatan
     Penghasilan (income) adalah kenaikan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk pemasukkan atau penambahan aktiva atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan modal yang tidak berasal dari kontribusi penanaman modal, seperti pendapatan (revenues) maupun keuntungan (gains). Yang termasuk sebagai pendapatan antara lain penjualan, penghasilan jasa, dividen, dan sewa. Sedangkan yang termasuk dalam keuntungan antara lain keuntungan dari penjualan aktiva tak lancar.

2.    Beban
     Beban (expenses) adalah penurunan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan berkurangnya modal yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal, seperti kerugian maupun beban yang timbul dalam aktivitas perusahaan. Beban diklasifikasikan menjadi 2, yaitu :
a.    Beban usaha (operasional)
     Beban usaha adalah beban yang dikeluarkan untuk mendapatkan hasil dari usaha pokok perusahaan.
     Contoh : beban gaji, beban listrik, beban asuransi, beban iklan, dan beban sewa.
b.    Beban di luar usaha (non-operasional)
  Beban di luar usaha adalah beban yang dikeluarkan tetapi tidak ada hubungannya dengan usaha pokok perusahaan. Contoh : beban bunga dan rugi dari penjualan aktiva.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar